AUTENTIKWOMAN.Com– Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Liga Arab (AL) dan Uni Afrika (AU) pada hari Rabu menyerukan masyarakat internasional untuk memaksa pasukan pendudukan Israel untuk segera membuka kembali Masjid Al-Aqsa untuk Muslim selama empat puluh hari, menarik perhatian pada bahaya meningkatnya serangan Israel di Yerusalem yang diduduki.
Pernyataan itu menarik perhatian pada bahaya pasukan pendudukan Israel yang terus menutup Masjid Al-Aqsa untuk Muslim selama empat puluh hari. Situasi ini dianggap dalam lingkup peningkatan pelanggaran terhadap tempat-tempat suci Muslim dan Kristen di Yerusalem yang diduduki dan upaya untuk merusak status sejarah dan hukum di sana, dan menimbulkan ancaman serius bagi perdamaian dan stabilitas regional dan internasional.
OKI, AL dan AU menekankan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967, termasuk Yerusalem Timur, ibu kota Negara Palestina, dan tempat-tempat suci Muslim dan Kristen di sana.
Pernyataan bersama itu menegaskan kembali penolakan tegas terhadap semua keputusan dan tindakan ilegal oleh Israel yang bertujuan untuk mengubah struktur geografis dan demografis kota suci ini, serta karakter Arab, Muslim dan Kristen, melemahkan kedaulatan Palestina dan kehadiran Palestina, dan mengisolasi kota dari pinggiran Palestina.
OKI, AL dan AU menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memikul tanggung jawab mereka dalam mewajibkan otoritas Israel yang menduduki untuk menghormati kebebasan beribadah dan tempat-tempat suci yang tidak dapat diganggu gugat, segera membuka kembali gerbang Masjid Al-Aqsa untuk jamaah, dan mencabut semua pembatasan akses warga Palestina ke masjid.












