AS Cabut Sanksi Empat Bank Venezuela yang Diberlakukan 2017

AUTENTIKWOMAN.Com– Pemerintah Amerika Serikat mencabut sebagian sanksi yang diberlakukan sejak 2017 terhadap bank-bank Venezuela. Keputusan ini diambil dalam kerangka normalisasi hubungan Washington-Caracas yang berlanjut setelah agresi militer terhadap Venezuela pada 3 Januari serta penculikan dan pemindahan ilegal Presiden Venezuela ke Amerika Serikat.

Melaporkan dari laman berbahasa Spanyol CNN, IRNA pada Rabu, 15 April 2026, Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Departemen Keuangan AS mengumumkan bahwa mulai sekarang, perusahaan Amerika dapat melakukan transaksi keuangan dengan empat bank milik negara Venezuela.

Bank-bank milik negara yang tercakup dalam ketentuan ini adalah Bank Sentral Venezuela, Bank Venezuela, Bank Pekerja Digital, dan Bank Perbendaharaan.

Operasi yang dimungkinkan berdasarkan dokumen ini meliputi pengelolaan rekening, pinjaman, transfer, asuransi, garansi, layanan cek, serta penggunaan dompet digital dan kartu kredit atau debit.

Namun, menurut pengumuman OFAC, tidak ada aset yang dibekukan dan transaksi terkait sanksi lainnya tidak diizinkan.

Eimdad Oner, analis dari Florida International University, berpendapat bahwa keputusan ini menunjukkan bahwa AS “dengan hati-hati membuka ruang bagi perusahaan Amerika untuk berpartisipasi kembali di Venezuela”.

Menurut laporan CNN, AS tidak mencabut sanksi secara keseluruhan, tetapi menciptakan saluran yang sangat spesifik dan dilindungi secara hukum untuk aktivitas perusahaan Amerika. Salah satu bagian terpenting adalah izin terkait Bank Sentral Venezuela. Perubahan ini penting karena dapat memfasilitasi negosiasi kontrak di sektor-sektor kunci, termasuk infrastruktur, dan mempermudah masuknya mata uang asing ke negara ini melalui saluran resmi.

Pelonggaran sanksi OFAC terhadap bank-bank Venezuela yang telah berlangsung sejak periode pertama kepresidenan Donald Trump (2017-2021) ini terjadi ketika perusahaan Amerika mencari peluang investasi di Venezuela. Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, juga berulang kali meminta pemerintahan Trump untuk mengambil langkah ini, dengan alasan bahwa langkah tersebut diperlukan untuk mendorong investasi dan memperkuat ekonomi Venezuela.

Menurut laporan jaringan televisi Venezuela Telesur, rekonsiliasi saat ini antara Venezuela dan AS, setelah pemulihan hubungan pada 5 Maret, menandai fase diplomatik baru.

Langkah baru Gedung Putih ini sejalan dengan penghapusan nama Delcy Rodríguez dari daftar sanksi pada 1 April, dan membuka jalan bagi implementasi kesepakatan bilateral baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *