AUTENTIKWOMAN.Com– Masyarakat Prancis saat ini diliputi oleh kemarahan individu maupun sosial, sehingga banyak orang berusaha melakukan berbagai cara untuk melepaskan diri dari perasaan tersebut. Harian Le Monde menulis: “Di Prancis, kemarahan ada di mana-mana; di ruang publik, di media, dan di kotak suara. Sebagian besar warga Prancis di bawah usia 35 tahun menderita karenanya. Dari perasaan pribadi hingga teriakan kolektif, mereka mencari jalan untuk menyalurkan emosi ini.”
Dalam laporannya, Le Monde mengutip seorang pemuda Prancis yang marah. “Kemarahan saya sangat terkait dengan rasa putus asa. Saya turun ke jalan tanpa banyak harapan bahwa tuntutan saya akan didengar oleh Macron, yang memerintah sendirian. Pada saat yang sama, saya tidak tahu apa lagi yang bisa saya lakukan. Inilah yang melahirkan keputusasaan dan pada akhirnya kemarahan.”
Seorang demonstran muda lainnya mengatakan, “Saya merasa terjebak dengan perasaan ini, hingga sering menangis. Satu-satunya hal yang bisa menenangkan saya adalah melihat adanya ruang sosial yang nyata”.






