AUTENTIKWOMAN.Com– Koran Maariv baru-baru ini melaporkan bahwa ketegangan antara Israel Katz, Menteri Perang, dan Eyal Zamir, Kepala Staf Angkatan Bersenjata rezim Zionis, telah memasuki tahap baru. Krisis ini meningkat di tengah pandangan para komandan militer bahwa langkah serius harus diambil untuk mencegah skenario konflik yang dapat kembali menyibukkan rezim tersebut dan memengaruhi institusi militer.
Menurut Maariv, perbedaan ini mencuat setelah pernyataan penting Zamir pada hari Rabu, di mana ia menyerukan kepemimpinan yang berani, tegas, dan mampu mengubah realitas.
Sejumlah media Israel melaporkan bahwa pesan Zamir secara khusus ditujukan kepada Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri dan Menteri Perangnya. Para jurnalis militer Zionis menilai pernyataan Zamir kembali menyoroti krisis kepemimpinan di wilayah pendudukan, karena ia secara terbuka menuntut model kepemimpinan baru yang berani mengakui kelemahan dan menetapkan arah jelas untuk tahap mendatang.
Dalam sebuah wawancara dengan harian Maariv, Jenderal Itzhak Brik menyatakan bahwa militer Israel tengah menghadapi krisis tenaga manusia yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang mengancam kemampuan angkatan bersenjata dalam menjalankan tugasnya. Ia menambahkan, ribuan perwira dan bintara telah mengajukan permohonan keluar dari dinas militer, sementara banyak pemuda enggan mendaftar untuk menjalani dinas tetap.






