AUTENTIKWOMAN.Com– Duel kata-kata antara Presiden AS Donald Trump dan aktor veteran Robert De Niro kembali berkobar. Setelah De Niro membuat kritik keras terhadap presiden dan pendukungnya di sebuah program podcast, Trump mengecam aktor tersebut dalam pernyataan panjang. Dengan demikian, ketegangan antara kedua nama sekali lagi dibawa ke agenda.
Mengkritik Trump dan para pendukungnya dengan kata-kata kasar di program tersebut, De Niro berkata, “Dia idiot. Kita harus menyingkirkannya. Dia akan menghancurkan negara. Saya tidak ingin semua orang berjalan-jalan dengan slogan ‘Make America Great Again’ dan bendera Amerika, seolah-olah hanya mereka orang Amerika … Kami juga orang Amerika.”
De Niro tidak puas dengan ini dan memberikan pidato berjudul ‘State of the Swamp’ mengacu pada pidato State of the Union Trump pada hari Selasa. Pidato yang dimaksud dianggap sebagai pesan tandingan terhadap pidato State of the Union Trump.
Trump, di sisi lain, menggambarkan De Niro sebagai ‘orang yang sakit dan sakit jiwa’ dalam postingannya di platform Truth Social kemarin. Presiden juga merujuk pada anggota DPR Ilhan Omar dan Rashida Tlaib dalam jabatannya, mengkritik sikap mereka selama pidato kenegaraannya.
Trump menggunakan pernyataan berikut dalam postingannya: “Ketika Anda menyaksikan Ilhan Omar dan Rashida Tlaib berteriak histeris pada pidato State of the Union, yang merupakan peristiwa yang sangat penting dan indah tadi malam, Anda menyadari bahwa mata mereka merah, hampir seperti orang yang sakit jiwa. Terus terang, mereka terlihat seperti mereka perlu dirawat di rumah sakit jiwa.”
Trump juga berkata, “Biarkan mereka naik kapal dengan Robert De Niro. De Niro adalah orang lain yang obsesif, sakit, dan sakit jiwa. Saya pikir dia memiliki tingkat kecerdasan yang sangat rendah. Dia tidak menyadari apa yang dia lakukan atau katakan; Beberapa dari apa yang dia katakan adalah kejahatan serius.”
Di sisi lain, De Niro mengungkapkan bahwa dia merasa ‘dikhianati oleh negaranya’ dalam program podcast yang dia ikuti dan menekankan perlunya kembali ke ‘nilai-nilai dasar’.
De Niro berkata, “Tidak semuanya harus sempurna, tetapi kita harus kembali ke nilai-nilai yang memberi kita kekuatan dan kemanusiaan kita. Jika Anda ingin para pemimpin kami bertanggung jawab, jika Anda berkomitmen pada Konstitusi dan supremasi hukum, dan jika Anda ingin Amerika Serikat layak untuk cinta Anda, bersiaplah untuk turun ke jalan bersama-sama; Kami akan mengambil kembali negara kami,” katanya.
Aktor pemenang Oscar dua kali De Niro dikenal karena kritiknya terhadap Trump, terutama pada periode menjelang pemilihan keduanya pada tahun 2024, dan sering mengungkapkan penentangannya secara terbuka terhadap presiden.







