AUTENTIKWOMAN.Com– Spanyol sebelumnya telah melarang penggunaan wilayah udara serta pangkalan Rota dan Morón bagi pesawat militer AS yang terlibat dalam operasi di Iran. Menteri Pertahanan Margarita Robles menegaskan bahwa Madrid tidak akan mengizinkan fasilitasnya dipakai untuk perang yang dianggap “tidak sah dan tidak adil”.
Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada kantor berita EFE bahwa militer AS tidak bergantung pada dukungan Spanyol atau negara mana pun untuk menjalankan operasinya. Ketegangan ini memicu kritik Presiden Donald Trump terhadap pemerintah Spanyol, termasuk ancaman sanksi perdagangan.
Spanyol telah menutup ruang udaranya untuk pesawat yang berpartisipasi dalam perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Pemerintah Spanyol secara resmi telah melarang penggunaan ruang udaranya serta pangkalan-pangkalan strategis Rota (di provinsi Cadiz) dan Moron (di provinsi Seville) untuk tindakan apa pun yang terkait dengan serangan yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran.
Spanyol tidak hanya melarang penggunaan pangkalan-pangkalan ini oleh pesawat tempur atau pengisian bahan bakar yang berpartisipasi dalam serangan tersebut, tetapi juga melarang pesawat-pesawat Amerika yang ditempatkan di negara-negara lain seperti Inggris atau Prancis untuk melewati langitnya.
Tindakan nyata pemerintah Spanyol dalam protes terhadap agresi Amerika-Israel terhadap Iran terus berlanjut seiring dengan pernyataan tegas dari para pejabat negara tersebut.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, menekankan bahwa perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran adalah sebuah bencana mutlak.











