AUTENTIKWOMAN.Com- Dokumen terbaru yang terbongkar menunjukkan bahwa Amerika Serikat selama Perang Dingin, melakukan uji coba bom hidrogennya di wilayah Jepang.
Dokumen yang telah dikeluarkan dari status rahasia dan klasifikasi menunjukkan bahwa pasukan Amerika Serikat pada awal dekade 1970-an di Prefektur Okinawa, yang terletak di ujung selatan wilayah Jepang, telah mengadakan beberapa latihan militer dengan bom atom jenis hidrogen. Tujuan akhir dari latihan tersebut diarahkan terhadap Uni Soviet atau Tiongkok dalam konteks Perang Dingin.
Dokumen-dokumen yang dikenal sebagai “Command Chronology” dan terkait dengan pusat komando Amerika di Iwakuni, Prefektur Yamaguchi, Jepang, antara tahun 1970 hingga 1974, menunjukkan bahwa Angkatan Udara Amerika yang ditempatkan di pangkalan tersebut setidaknya antara tahun 1971 hingga 1975 telah menyelenggarakan latihan di Okinawa dengan kemampuan penggunaan senjata nuklir.
Di sisi lain, Amerika Serikat sejak tahun 1945 hingga 1972 telah menduduki Okinawa, dan setelah mengembalikan pulau-pulau tersebut kepada Jepang pada bulan Mei 1972, beberapa latihan militer dengan senjata nuklir tetap dilakukan di sana.
Sementara itu, berita lain menyebutkan bahwa Kementerian Keuangan Jepang menolak permintaan Uni Eropa untuk menyita aset-aset milik Rusia.
Jepang menolak usulan Uni Eropa untuk menyita sekitar 30 miliar dolar aset Rusia yang dibekukan. Negara-negara Eropa anggota Kelompok Tujuh (G7) sedang menekan Jepang dan Amerika Serikat agar menyita aset Rusia yang telah dibekukan sejak dimulainya operasi militer khusus Moskow di Ukraina.
Menurut laporan tersebut, Satsuki Katayama, Menteri Keuangan Jepang, menyatakan bahwa Tokyo secara hukum tidak memiliki kewenangan untuk menyita aset Rusia.
Sejak dimulainya operasi khusus Rusia di Ukraina, Uni Eropa, Kanada, Amerika Serikat, dan Jepang secara keseluruhan telah membekukan sekitar 300 miliar dolar aset Rusia. Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika Barat mengambil langkah untuk menyita aset tersebut, Moskow akan melakukan tindakan balasan.






