AUTENTIKWOMAN.Com– Juru bicara pemerintah Taliban Afghanistan mengonfirmasi koordinasi perbatasan, pertukaran tahanan, legalisasi pekerja Afghanistan dan pengamanan hak air Iran berdasarkan berbagai kesepakatan.
Zabihullah Mujahid, jubir Taliban Afghanistan Minggu, 15 Februari 2026 dalam wawancara khusus dengan Jaringan Shahab Iran berbahasa Pasto mengkaji berbagai isu yang berkaitan dengan hubungan Afghanistan-Iran, termasuk kondisi perbatasan, pertukaran tahanan, proses pengiriman pekerja Afghanistan dan isu hak air Iran.
Koordinasi Perbatasan untuk Mencegah Penyelundupan dan Pergerakan Ilegal
Mujahid, menyinggung kondisi perbatasan antara Afghanistan dan Iran, mengatakan bahwa tidak ada kekhawatiran besar terkait perbatasan antara kedua negara, meskipun secara alami terkadang muncul isu terkait penyelundupan. Ia menambahkan bahwa pasukan perbatasan kedua negara memiliki koordinasi penuh di wilayah perbatasan dan bertanggung jawab untuk mencegah pergerakan ilegal serta pengiriman barang terlarang. Menurut juru bicara pemerintahan Taliban, pasukan perbatasan Afghanistan dan Iran saat ini melakukan patroli bersama di kawasan perbatasan dan koordinasi antara keduanya berjalan dengan baik. Pernyataan ini disampaikan sementara Iran telah menyelesaikan tahap akhir pembangunan tembok perbatasan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Afghanistan untuk menjamin keamanan wilayahnya. Selain itu, Afghanistan telah menangkap ratusan orang yang mencoba memasuki Iran secara ilegal.
Kelanjutan Proses Pertukaran Narapidana antara Kedua Negara
Mujahid juga mengumumkan kelanjutan proses pertukaran narapidana antara Afghanistan dan Iran, menyatakan bahwa langkah ini menguntungkan kedua negara. Ia menyebutkan bahwa pejabat kedua negara secara berkala mengadakan pertemuan untuk menyelesaikan masalah terkait narapidana. Berdasarkan kesepakatan yang ada, narapidana asal Afghanistan dapat menjalani sisa masa hukuman mereka di negara asal, dan hingga kini ratusan narapidana Afghanistan telah dipulangkan ke Afghanistan. Mujahid menegaskan bahwa proses ini akan terus berlanjut di masa mendatang.
Upaya Legalisasi Pengiriman Pekerja Afghanistan ke Iran
Juru bicara pemerintahan Taliban, sambil mengapresiasi Iran atas penyediaan peluang kerja bagi warga Afghanistan, menekankan perlunya proses pengiriman pekerja dilakukan secara legal. Ia mengatakan bahwa upaya sedang dilakukan untuk membentuk mekanisme yang jelas dan sah antara Afghanistan dan Iran, sebagaimana beberapa negara lain, agar hak-hak pekerja Afghanistan dilindungi dan mereka dapat menikmati seluruh hak legalnya. Mujahid menambahkan bahwa Kementerian Tenaga Kerja dan Urusan Sosial Afghanistan telah memulai kerja sama serius dengan pihak berwenang Iran untuk menyelesaikan isu ini. Ia berharap proses legalisasi pekerja Afghanistan di Iran segera terealisasi. Sementara itu, Iran mengumumkan akan mempekerjakan sekitar 200.000 pekerja Afghanistan secara legal di berbagai sektor.
Penekanan pada Hak Air Iran Berdasarkan Perjanjian
Dalam bagian lain dari pernyataannya, Zabihullah Mujahid menegaskan hak air Iran, menyatakan bahwa ini adalah hak Iran dan jika tersedia air yang cukup, Afghanistan akan menyediakan air tersebut sesuai perjanjian. Ia menekankan bahwa sebagai negara tetangga, Iran berhak bekerja sama dengan Afghanistan dalam urusan air. Mujahid juga menyatakan keprihatinannya atas kekurangan air di Afghanistan dan menyebut bahwa pihak Iran memahami situasi ini. Juru bicara Taliban menekankan komitmen Afghanistan untuk memastikan hak air Iran sesuai perjanjian jika air mencukupi. Sejauh ini, pejabat Afghanistan dan Iran telah mengadakan beberapa pertemuan teknis dan politik untuk menyelesaikan masalah ini.












