AUTENTIKWOMAN.Com– Menteri Keuangan Rezim Zionis, dalam pernyataan kontroversial mengenai perluasan lingkup pendudukan militer Lebanon dan penerapan skenario Gaza di negara tersebut, sekali lagi menyebabkan peningkatan kekhawatiran tentang eskalasi ketegangan di kawasan tersebut.
Pada Senin, 23 maret 2026, mengutip jaringan Al Jazeera Mubasher, Bezalel Smotrich, Menteri Keuangan Rezim Zionis menyatakan, “Seperti yang kita kendalikan 55 persen dari Jalur Gaza, kita harus menerapkan pendekatan ini di Lebanon juga.”
Dia juga menambahkan bahwa dalam visi yang diinginkannya, Sungai Litani harus dianggap sebagai perbatasan antara Wilayah Pendudukan dan Lebanon.
Sebelumnya, Israel Katz, Menteri Perang Rezim Zionis telah menyatakan bahwa tentara rezim Zionis telah menerima perintah untuk segera menghancurkan semua jembatan di atas Sungai Litani.
Dia juga menambahkan bahwa perintah telah dikeluarkan untuk mempercepat penghancuran rumah-rumah warga Lebanon di desa-desa garis depan dan perbatasan. Tindakan yang, menurut klaimnya, dilakukan untuk “mengakhiri ancaman” terhadap rezim Zionis.
Pernyataan ini muncul di tengah peningkatan pertempuran dan saling tembak di perbatasan selatan Lebanon selama beberapa hari terakhir, dan kekhawatiran tentang perluasan lingkup ketegangan di kawasan tersebut semakin meningkat.
Para ahli percaya bahwa tindakan seperti itu dapat menyebabkan eskalasi krisis kemanusiaan dan penghancuran infrastruktur sipil di wilayah perbatasan Lebanon dan membawa konsekuensi yang lebih luas bagi keamanan kawasan.











