AUTENTIKWOMAN.Com– Harga bensin eceran di Amerika Serikat kembali menanjak dan untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun melewati angka empat dolar per galon. Kenaikan ini terjadi di tengah memanasnya situasi di kawasan Asia Barat dan gangguan pada jalur perdagangan energi global.
Mengutip laporan Reuters dalam platform pemantau harga bahan bakar GasBuddy melaporkan bahwa rata‑rata harga bensin eceran di AS telah menembus empat dolar per galon. Kenaikan tersebut dikaitkan dengan meningkatnya ketegangan regional serta tersendatnya suplai minyak akibat penutupan Selat Hormuz, salah satu jalur energi strategis dunia.
Reuters mencatat bahwa lonjakan harga bahan bakar semakin menekan kondisi keuangan rumah tangga di AS, yang sebelumnya sudah menghadapi tingginya biaya hidup. Situasi ini menambah tantangan politik bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik menjelang pemilu sela pada November 2026.
Sejak serangan yang terjadi pada 28 Februari 2026, rata‑rata harga bensin eceran di AS dilaporkan naik sekitar 1,06 dolar per galon atau sekitar 36 persen.
Pada perdagangan Senin, harga minyak Brent juga tercatat meningkat lebih dari tiga dolar dan mencapai 115,98 dolar per barel. Para analis memperingatkan bahwa tren kenaikan harga energi berpotensi mendorong inflasi global dalam beberapa bulan ke depan.












