Presiden Brasil Kritik Ancaman Trump: Para Pemimpin Harus Mendapatkan Rasa Hormat

AUTENTIKWOMAN.Com– Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengarahkan kritik keras kepada Presiden AS Donald Trump dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Spanyol El Pais.

Lula menyatakan bahwa para pemimpin dunia harus bertindak dengan mendapatkan rasa hormat, bukan ketakutan dan ancaman, dan berkata, “Trump tidak memiliki hak untuk bangun di pagi hari dan mengancam sebuah negara.” Dengan kata-kata ini, dia merujuk pada pernyataan Trump pada 7 April, yang ditafsirkan sebagai ancaman untuk menghancurkan peradaban Iran dalam konteks perang.

Lula berpendapat bahwa sikap Trump tidak didasarkan pada Konstitusi AS atau mandat demokratis, menggambarkan pendekatan kebijakan luar negerinya sebagai ‘permainan yang sangat cacat’. Dia mengatakan bahwa pemahaman ini melihat kekuatan militer dan ekonomi Amerika Serikat sebagai sarana untuk menentukan aturan internasional.

Pemimpin Brasil itu sedang bersiap untuk bertemu dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez di Barcelona besok. Lula juga menyebut Sanchez di antara para pemimpin yang mengkritik kebijakan Trump.

Selain itu, Lula menyatakan bahwa tidak ada negara yang memiliki hak untuk mengintimidasi orang lain dan menekankan bahwa negara-negara kuat harus memikul tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga perdamaian.

Dia mendefinisikan dirinya sebagai pemimpin yang mengadopsi pemahaman ‘kepemimpinan berdasarkan rasa hormat, bukan ketakutan’.

Presiden Brasil juga menyerukan pemilihan bebas untuk Nicolas Maduro di Venezuela tanpa campur tangan asing. Pernyataan ini menyusul operasi pasukan khusus AS di Caracas pada 3 Januari, di mana Maduro ditahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *