AUTENTIKWOMAN.Com– Dua jurnalis Amerika Serikat, kepada New York Times, mengatakan negara ini akan sangat menyesal karena telah memerangi Iran.
Robert Siegel, mantan jurnalis radio terkenal AS, dalam wawancara dengan jurnalis E.J. Dionne Jr. dan Mona Charen, kolumnis serta analis politik konservatif AS, mengupas kebijakan perang pemerintah Presiden Donald Trump, terhadap Iran.
E.J Dionne Jr. dan Mona Charen sepakat bahwa penyesalan akibat perang terhadap Iran, tidak hanya terbatas pada dimensi militer semata, tapi “kerusakan-kerusakan struktural” akibat perang ini akan memengaruhi peran strategis kepemimpinan AS di dunia.
Menurut keduanya, AS telah berubah dari “penjamin stabilitas dunia” menjadi “sekutu tak terduga” yang memeras sekutu-sekutu sendiri, dan bertindak di luar aturan internasional, bahkan konsitusi negaranya sendiri, serta kehilangan kepercayaan rakyat atas kepemimpinannya.
Mona Charen meyakini situasi saat ini adalah “titik krisis Trumpisme”, dan para pembela Trump tidak bisa lagi mengklaim bahwa ia memainkan catur tiga dimensi, tapi kenyataannya ia mengambil keputusan-keputusan dangkal yang berujung dengan kesalahan-kesalahan fatal dalam kalkulasi strategis.












