Militer AS Diam-diam Mendesain Drone “LUCAS” Teknolog yang Diadopsi langsung dari Iran

AUTENTIKWOMAN.Com– Militer Amerika Serikat telah membentuk skuadron drone serang pertamanya di Timur Tengah, drone yang desain dan teknologinya diadopsi langsung dari Iran.

Komando Pusat AS, yang bertanggung jawab atas operasi kontraterorisme di Timur Tengah, Asia Tengah, dan Afrika Timur, atau CENTCOM, mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah meluncurkan unit militer operasional pertamanya, Satgas Scorpion.

Menurut pernyataan ini, unit operasional ini dilengkapi dengan drone bunuh diri baru yang disebut “Sistem Serangan Tempur Tak Berawak Berbiaya Rendah” (LUCAS), yang merupakan replika dari drone Shahed-136 Iran.

Kehadiran 2 Armada Angkatan Laut Iran di Samudera

Laksamana Muda Shahram Irani, Panglima Angkatan Laut Militer Republik Islam Iran menyatakan dalam sebuah wawancara dengan wartawan pada Rabu, 3 Desember 2025, malam, “Saat ini, 2 armada Angkatan Laut Iran, bersama dengan lebih dari 100 pasukan komando dan marinir, terlibat dalam operasi pengawalan dan perlindungan kapal di kedalaman samudera.”

Panglima Angkatan Laut Iran menunjuk kapal perusak berkemampuan tempur tinggi “Sahand” dan kapal “Kurdistan” sebagai kapal utama operasi pengawalan, dan mengaitkan pencapaian ini dengan darah syuhada, terutama syuhada Angkatan Laut, dan modal Revolusi Islam.

Anggota Parlemen Irak: Melawan Sanksi, Iran Menginspirasi Negara-Negara Kawasan

Nour Adel, seorang anggota parlemen Irak menganggap tindakan Iran dalam melawan sanksi dan tekanan Barat sebagai “contoh yang menginspirasi” bagi negara-negara di kawasan dan mengumumkan, “Iran, dengan mengandalkan kekuatan domestik dan dukungan rakyatnya, telah mampu memainkan peran yang menentukan dalam persamaan regional.”

Adel melanjutkan dengan memuji posisi berprinsip Republik Islam Iran terhadap rakyat Palestina dan mengatakan, “Iran yang Islami telah membuktikan bahwa mendukung perlawanan bukanlah slogan jangka pendek, melainkan kebijakan strategis yang berlandaskan pada identitas keagamaan dan nasional negara ini.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *