AUTENTIKWOMAN.Com– Empat hari perang total atas Iran berlalu, namun berbeda dengan klaim-klaim, Trump dan Netanyahu tidak berani mengeluarkan sepatah kata pun terkait kemenangan.
Editor surat kabar transregional, Rai Al Youm, Abdel Bari Atwan, menjelaskan bagaimana “kecerdasan orang Iran” telah menundukkan adikuasa dunia, dan menyebabkan bunuh diri Amerika Serikat di Teluk Persia.
Menurutnya, mimpi kemenangan atas Iran, bagi Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pupus, dan mereka tidak bisa merayakan kemenangan setelah empat hari perang sebagaimana klaim mereka sebelumnya.
“Bersamaan dengan masuknya hari kelima serangan AS dan Israel ke Iran, rencananya para arsitek perang yaitu Netanyahu dan Trump akan menggelar perayaan besar di AS, di Israel, dan di jantung Tehran, karena menang perang, dan bisa meraih seluruh tujuannya menggulingkan rezim, dan menaikkan rezim baru,” ujar Atwan.
Tapi, imbuhnya, yang terjadi adalah sebaliknya, bahkan menjadi bencana bagi para agresor. Mereka menyaksikan sendiri kepemimpinan sementara Iran, dan rakyatnya lah yang memegang kendali perang dengan tekad kuatnya, dan melanjutkan pemerintahan serta menunjukkan keberhasilan di lebih dari satu front pertempuran. Ini adalah sebuah kemenangan besar dari berbagai sisi.






