AUTENTIKWOMAN.Com– Menurut laporan ISNA, Sayid Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran AbbasAraghchi, dan Bruno Rodriguez, Menteri Luar Negeri Kuba membahas hubungan bilateral serta perkembangan regional dan internasional dalam percakapan telepon.
Dalam percakapan telepon ini, mereka membahas dan bertukar pandangan tentang kapasitas yang ada untuk memperluas hubungan antara kedua negara di bidang-bidang yang saling menguntungkan, serta memperkuat koordinasi di tingkat organisasi internasional.
Mengutuk agresi militer AS terhadap Venezuela, Menteri Luar Negeri Iran menganggap tindakan ini sebagai pelanggaran nyata terhadap Piagam PBB dan aturan dasar hukum internasional, dan menekankan tanggung jawab semua negara dan PBB untuk secara tegas dan eksplisit menentang pelanggaran hukum yang berbahaya ini.
Araghchi juga memuji rakyat dan pemerintah Kuba atas perlawanan mereka terhadap ancaman asing dan tekanan ekonomi ilegal.
Dalam percakapan telepon ini, Menteri Luar Negeri Kuba, sambil mengutuk tindakan ilegal dan tidak aman Amerika Serikat di Karibia dan Amerika Latin, terutama invasi ilegal baru-baru ini ke Venezuela dan penculikan presiden dan istrinya, menekankan perlawanan Kuba terhadap ancaman asing apa pun dan mengingatkan perlunya kerja sama dan koordinasi antar negara sahabat untuk menghadapi unilateralisme yang agresif.
Menteri Luar Negeri Iran dan Kuba juga menekankan perlunya memperkuat kerja sama bilateral dan multilateral, terutama dalam kerangka Kelompok Sahabat Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Gerakan Non-Blok.












