AUTENTIKWOMAN.Com- Jika ada perhelatan besar di Swiss, inilah salah satunya, pesta perayaan natal 2025 diaspora Indonesia swiss. Betapa tidak, undangan yang datang mencapai 500-anorang, bahkan jika tidak dibatasi, bisa jadi yang datang akan lebih besar.
Kegiatan semacam ini berlangsung sejak tahun 1991, berpindah dari satu provinsi atau kanton di Swiss, ke provinsi lainnya. tahun ini, giliran Swiss tengah yang mendapatkan giliran. Maka, Kanton Lucerne, Zug, Nidwalden, dan Obwalden, bahu-membahu memberikan yang terbaik untuk umat kristiani di swiss.
Sebanyak 12 orang menjadi panitia inti. Mereka sudah memulainya sejak setahun silam, setelah serah terima dari panitia kanton zurich. Uniknya, tidak semua panitia beragama kristiani. Pemeluk agama lain, Islam dan Budha, kali ini juga masuk ke pengurusan. Ini lah yang menjadi daya tarik dalam perayaan nataru di Swiss dimana keragaman agama itu tidak menghambat proses persiapan pesta natal tahun ini. Sebaliknya, hingga malam puncaknya, Sabtu 13 Desember ini, sekat keagamaan sama sekali tidak menjadi halangan.
Untuk perayaan tahun mendatang, giliran Kanton Bern ditunjuk menjadi panitia pelaksanaanya.
Berikut Liputan jurnalis autentikwoman.com, Krisna Diantha yang menetap di Swiss:



























