AUTENTIKWOMAN.Com– Salah satu majalah mingguan Inggris, menyebut perang yang dipaksakan terhadap Iran, sudah memasuki fase sensitif dan Presiden Amerika Serikat hanya punya dua pilihan yang keduanya berarti kekalahan baginya.
The Economist menulis, perang Iran telah mencapai fase sensitif. Trump punya dua opsi di hadapannya, mengakhiri perang sesuai dengan jadwal awal yang ditetapkannya yaitu 4-5 minggu, tapi dengan hasil bahwa Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali Iran, dan bahan nuklir tak tersentuh, atau opsi kedua membuka paksa Selat Hormuz, yang membutuhkan waktu berminggu-minggu, dan kekacauan lebih besar di pasar energi dan ekonomi dunia.
Dia menambahkan, akan tetapi berakhirnya perang dalam kondisi saat ini menurut keyakinan sebagian besar negara adalah kekalahan bagi Trump.
Bahkan salah satu pejabat negara pesisir Teluk Persia, kepada The Economist mengatakan bahwa dia tidak percaya perundingan sedang berlangsung, dan Trump mungkin saja menyampaikan klaim ini untuk menenangkan pasar.






