AUTENTIKWOMAN.Com– Kelompok ekstremis yang menyebut dirinya Saraya Ansar Al-Sunnah mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom di Masjid Ali bin Abi Talib as di kota Homs, Suriah.
Menurut laporan pada Sabtu, 27 Desember 2025 pagi oleh IRNA mengutip kantor berita Al-Quds Al-Arabi, kelompok ekstremis yang disebut Saraya Ansar Al-Sunnah mengklaim bertanggung jawab dalam sebuah pernyataan atas ledakan di Masjid Ali bin Abi Talib as di kota Homs, Suriah, yang menggugurkan delapan jamaah dan melukai 18 lainnya, dan mengumumkan bahwa ledakan terjadi setelah beberapa bom rakitan ditanam di dalam masjid.
Kelompok ini menulis di saluran Telegram mereka, “Para Mujahidin Saraya Ansar Al-Sunnah bekerja sama dengan Mujahidin dari kelompok lain, meledakkan sejumlah bom di dalam Masjid Ali bin Abi Talib.”
Menurut Al-Quds Al-Arabi, kelompok yang dibentuk setelah jatuhnya rezim Bashar Al-Assad setahun yang lalu, sebelumnya telah mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di dalam sebuah gereja di Damaskus pada bulan Juni.
Kelompok teroris Saraya Ansar Al-Sunnah menambahkan dalam pernyataannya bahwa “serangan kami akan terus meningkat dan akan mencakup semua orang kafir dan murtad”.
Tanggapan Al-Azhar atas Aksi Teror Saraya Ansar Al-Sunnah terhadap Syiah di Homs
Sementara itu, Al-Azhar mengutuk keras ledakan teroris itu dalam sebuah pernyataan, dan menyebutnya sebagai “serangan teroris terhadap kesucian kehidupan manusia dan tempat-tempat suci”.
Al-Azhar menekankan bahwa para pelaku kejahatan ini tidak memiliki nilai-nilai agama, kemanusiaan, dan moral sama sekali dan mengancam keamanan dan stabilitas masyarakat.
Al-Azhar juga menyampaikan simpati kepada keluarga para korban dan rakyat Suriah, menyerukan kepada semua lapisan masyarakat agama di negara itu untuk bersatu dan menunjukkan solidaritas dalam menghadapi aksi terorisme dan menjaga persatuan nasional.






