Pentagon Mengubah Nama Menjadi “Departemen Perang” Menelan Biaya $ 125 juta

AUTENTIKWOMAN.Com– Sebuah analisis yang dirilis kemarin oleh Kantor Anggaran Kongres menyatakan bahwa mengubah nama Departemen Pertahanan AS menjadi “Departemen Perang” dapat merugikan pembayar pajak hingga $ 125 juta, tergantung pada tingkat dan kecepatan perubahan.

Pada bulan September, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang menyetujui penggunaan nama “Departemen Perang” sebagai nama sekunder untuk Pentagon. Trump mengatakan pada saat itu bahwa langkah itu dibuat untuk mengirim pesan kepada dunia bahwa Amerika Serikat adalah “kekuatan yang harus diperhitungkan”. Dia juga mengkritik nama “Departemen Pertahanan”, menyebutnya “tunduk pada budaya terjaga”.

Perintah eksekutif itu muncul ketika militer AS meluncurkan serangan udara berdarah yang menargetkan kapal yang dicurigai membawa narkoba di Amerika Selatan. Sejak itu, arena internasional telah menyaksikan operasi militer yang mengakibatkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro, sementara pemerintahan Trump telah mengancam aksi militer di daerah-daerah mulai dari Iran hingga Greenland.

Kongres harus secara resmi menyetujui perubahan permanen pada nama departemen, tetapi sejauh ini belum menunjukkan minat serius dalam masalah ini. Namun, Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyambut baik perubahan nama itu dan segera mulai menggunakan nama baru pada serangkaian tanda mengikuti perintah Trump. Dia menginstruksikan stafnya untuk menghapus huruf emas besar di luar kantornya yang bertuliskan “Menteri Pertahanan” dan mengganti tanda di pintu kantornya dengan “Menteri Perang.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *