AUTENTIKWOMAN.Com– Perdana Menteri Jepang Ishiba Shigeru menyerukan reformasi Dewan Keamanan PBB, dan mengindikasikan Jepang mungkin mengakui negara Palestina jika Israel mengambil tindakan lebih lanjut untuk memblokir solusi dua negara.
Ishiba menyampaikan pidato Debat Umumnya di Sidang Umum PBB di New York pada Selasa, 23 September 2025.
Dia menuturkan PBB, yang tahun ini tepat berusia 80 tahun, belum berfungsi dengan baik, sembari merujuk invasi ke Ukraina oleh Rusia, salah satu anggota tetap Dewan Keamanan.
Ishiba menyerukan reformasi DK PBB, termasuk perluasan jumlah kursi.
Menyikapi situasi di Timur Tengah, Ishiba mengatakan pengakuan Jepang terhadap Palestina sebagai sebuah negara bukan masalah “apakah” melainkan “kapan”.
Ishiba juga mendesak pihak Palestina untuk membangun sistem pemerintahan yang bertanggung jawab dan membebaskan para sandera yang ditawan Hamas.
Di akhir pidatonya, Ishiba merenungkan sejarah negaranya pasca Perang Dunia II. Ia mengatakan bahwa Jepang telah berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai perdamaian dunia yang abadi, didukung oleh semangat toleransi masyarakat Asia.
Dia menyerukan solidaritas dibandingkan perpecahan dan toleransi dibandingkan konfrontasi serta menekankan bahwa Jepang akan terus bergerak maju sejalan dengan masyarakat internasional.






