AUTENTIKWOMAN.Com– Jet tempur strategis F-35 militer musuh Amerika Serikat ditembak di atas langit Provinsi Markazi dan mengalami kerusakan serius.
Hubungan Masyarakat Korps Garda Revolusi Islam dalam sebuah pernyataan mengumumkan, “Jet tempur strategis F-35 militer musuh Amerika di langit Provinsi Markazi jam 2:50 Kamis, 19 Maret 2026 dini hari ditembak sistem antiudara baru dan canggih Pasukan Dirgantara dan mengalami kerusakan serius, bahkan mungkin kemungkinan besar jatuh.
Dalam penyataan IRGC disebutkan, “Setelah perburuan berhasil lebih dari 125 drone agresi Amerika dan rezim Zionis oleh sistem antiudara Iran, penembakan berhasil ini menunjukkan perubahan serius dan berpengaruh dalam sistem antiudara terintegrasi Iran.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, jet F-35 Amerika telah terkena tembakan.
Iran memiliki kemampuan untuk menembak jatuh jet-jet terbaik Amerika.
Sebelumnya, Ketua Parlemen Republik Islam Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menanggapi tuduhan musuh‑musuh tentang kemampuan rudal negara itu dengan sindiran tajam, dan menyatakan, “Berdasarkan klaim mereka, hingga kini 320 persen kapasitas rudal Iran telah hancur.”
Mohammad Bagher Ghalibaf menanggapi klaim musuh soal kemampuan rudal Iran dengan sindiran keras dan mengatakan, “Sesuai dengan klaim mereka, sampai saat ini, 320 persen telah hancur, tetapi peluncuran rudal Iran tetap berlangsung dengan kekuatan penuh. Hal itu merupakan pencapaian unik bagi angkatan bersenjata Amerika Serikat.
Ghalibaf menjelaskan bahwa tuduhan musuh tidak memengaruhi tekad dan semangat bangsa Iran. Ia menekankan bahwa kemampuan rudal negara, sebagai salah satu pilar pertahanan, terus diperkuat dan dikembangkan.
Dia menutup dengan menyatakan, “Meskipun menghadapi tekanan dan ancaman, kami selalu siap melindungi keamanan serta kedaulatan wilayah Iran.”






