Imam Khamenei: Amerika akan Terisolasi dalam Tatanan Dunia Baru, Bertekuk Lutut dengan Iran

AUTENTIKWOMAN.Com– Ayatullah Khamenei, Pemimpin Revolusi Islam, dalam pertemuannya dengan para pelajar pada Minggu,  2 November 2022, menyatakan banyak tanda menunjukkan bahwa tatanan dunia saat ini sedang berubah dan sebuah tatanan baru akan menguasai dunia. Peran kita orang Iran, posisi kita dalam tatanan baru ini apa? Ini adalah sebuah pertanyaan penting.

“Sekarang, apa yang saya maksud ketika mengatakan bahwa tatanan dunia saat ini akan berubah menjadi tatanan baru? Tidak dapat dikatakan secara tepat, tidak dapat dinyatakan secara akurat bahwa tatanan itu akan berbentuk begini atau begitu, tetapi garis-garis umumnya dapat digambarkan. Ada sejumlah garis dasar yang sudah pasti akan ada dalam tatanan baru ini. Garis dasar pertama adalah keterasingan Amerika; Amerika dalam tatanan dunia baru akan menjadi terisolasi.”

Imam Khamenei menambahkan kehadiran Amerika di berbagai penjuru dunia akan berkurang dan melemah. Inilah garis utama pertama dari garis-garis dasar tatanan baru dunia di masa depan.

Saat ini, AS adalah pemerintah dan rezim yang paling dibenci di mata negara-negara di Kawasan.

Pemimpin Revolusi Islam juga dalam pertemuan dengan rakyat Gilan barat pada, 15 Oktober 2011 menambahkan mereka ingin mengisolasi Iran, namun justru merekalah yang menjadi terisolasi.

“Saat ini, di tengah bangsa-bangsa, tidak ada pemerintah mana pun di dunia yang sedemikian dibenci seperti Amerika. Hari ini, Amerika adalah pemerintah dan rezim yang paling dibenci di mata bangsa-bangsa kawasan.”

Imam Khamenei menegaskan, Republik Islam menentang kezaliman, memerangi para penzalim, dan berdiri sepenuh hati menghadapi arogansi dan keserakahan para penindas dan kaum arogan, tanpa mundur. Karena itulah, bangsa-bangsa di mana pun mereka mengenal Republik Islam, mereka mencintai Republik Islam, mendukung Republik Islam, dan slogan-slogan Republik Islam bagi mereka terasa menenteramkan.

“Berbeda dengan kalian, para pemimpin rezim Amerika Serikat, yang dibenci di Irak, dibenci di Afghanistan, dibenci di Mesir, dibenci di Tunisia pasca-revolusi, dan di Libya—tempat kalian mengirim pasukan dan melakukan manuver militer—kalian pun dibenci; bahkan di Eropa kalian dibenci.”

Amerika Bertekuk Lutut

Pemimpin Revolusi Islam juga dalam sebuah pidato di Universitas Militer Imam Husein (as) di Teheran menyatakan imperium militer, finansial, media, dan politik yang berkuasa atas dunia Amerika—dengan seluruh kekuatannya, dengan semua yang dimilikinya, memasuki medan melawan Republik Islam, memasuki medan melawan Revolusi, dan dia yakin bahwa dia akan membuat Revolusi bertekuk lutut. Hari ini, setelah puluhan tahun, lihatlah apa yang telah terjadi di dunia; merekalah yang telah bertekuk lutut.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *