AUTENTIKWOMAN.Com– Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan kemarin, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Bahrain, Qatar dan Yordania mengutuk serangan kelompok bersenjata pro-Iran di Irak terhadap negara-negara, fasilitas dan infrastruktur mereka di wilayah tersebut.
Pernyataan bersama itu menyerukan pemerintah Irak untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk segera menghentikan serangan oleh milisi dan kelompok bersenjata dari wilayah Irak terhadap negara-negara tetangga untuk menjaga hubungan persaudaraan dan mencegah ketegangan lebih lanjut.
Di sisi lain, Dewan Hak Asasi Manusia PBB mengutuk serangan Iran terhadap negara-negara Teluk kemarin, menyebutnya ‘keterlaluan’, dan meminta Teheran untuk membayar kompensasi kepada semua orang yang menderita serangan ini sesegera mungkin.
Pasukan pertahanan Arab Saudi mencegat rudal balistik dan 35 kendaraan udara tak berawak (UAV) di wilayah timur dan UAV di Riyadh. Selain itu, Angkatan Bersenjata Kuwait mengumumkan bahwa 13 rudal balistik dicegat. Menurut pernyataan itu, 7 di antaranya dikeluarkan dari zona ancaman tanpa menimbulkan bahaya.
Menurut data tentang serangan Iran dengan rudal dan drone sejak dimulainya perang dengan AS dan Israel menyerang Iran, sekitar 83 persen dari serangan ini menargetkan negara-negara Teluk Arab, sementara hanya 17 persen yang menargetkan Israel. Menurut data resmi yang dirilis oleh negara-negara yang telah menjadi sasaran serangan Iran sejak dimulainya perang pada 28 Februari, Iran menyerang negara-negara Teluk Arab dengan 4.391 rudal dan drone hingga kemarin malam. Serangan ini menyebabkan eskalasi parah, mengancam keamanan dan stabilitas kawasan, sambil menargetkan fasilitas vital dan target sipil. Iran menyerang Israel, yang memulai perang, dengan 930 rudal dan drone, terhitung 17 persen dari total serangan.






