AUTENTIKWOMAN.Com– Hasil survei terbaru di Inggris menunjukkan bahwa mayoritas opini publik negara tersebut menentang perang yang dipaksakan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Sebagian besar opini publik Inggris menentang keterlibatan langsung negara mereka dalam perang dan memiliki pandangan negatif terhadap serangan Amerika Serikat terhadap Iran serta konsekuensi keamanan dan ekonominya.
Mengutip IRNA, survei yang dilakukan oleh lembaga “YouGov” menunjukkan bahwa 70 persen warga Inggris tidak setuju dengan bergabungnya London dalam agresi militer Amerika Serikat terhadap Iran. Sementara itu, 57 persen peserta menganggap keputusan Amerika Serikat untuk menyerang Iran secara militer sebagai sebuah kesalahan.
Potensi Pemecatan Karyawan di Inggris Akibat Krisis
Sementara itu, ekonom Inggris memperingatkan tentang krisis parah yang disebabkan oleh konsekuensi ekonomi perang terhadap Iran dan dampaknya terhadap pasar kerja negara tersebut.
Surat kabar Daily Telegraph melaporkan pada hari Selasa, 17 Maret 2026 bahwa lebih dari 100.000 orang mungkin kehilangan pekerjaan mereka akibat tekanan pada perusahaan-perusahaan Inggris akibat kenaikan harga energi dan penurunan aktivitas ekonomi.
Berdasarkan data terbaru, tingkat pengangguran di Inggris meningkat 5,2 persen, yang merupakan angka tertinggi yang tercatat dalam 5 tahun terakhir. Para ahli Inggris percaya bahwa kelanjutan perang di Asia Barat dan kenaikan harga bahan bakar dapat meningkatkan tekanan pada ekonomi negara tersebut.






