AUTENTIKWOMAN.Com– Gelombang kebangkrutan perusahaan Amerika Serikat yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 2025 menyingkap tekanan finansial yang sangat dalam. Rekor ini mengingatkan pada krisis-krisis besar masa lalu dan menjadi sinyal peringatan serius bagi struktur ekonomi Amerika Serikat.
Washington Post melaporkan bahwa jumlah perusahaan AS yang mengajukan kebangkrutan pada 2025 mencapai level tertinggi dalam satu setengah dekade terakhir.
Sejak awal tahun hingga musim gugur, ratusan perusahaan Amerika terpaksa menggunakan undang-undang kebangkrutan untuk menghadapi beban utang dan kerugian yang menumpuk.
Tingginya suku bunga, inflasi yang membandel, serta tarif dagang baru disebut sebagai faktor utama lonjakan kebangkrutan perusahaan besar, menunjukkan bahwa tekanan ekonomi tidak lagi terbatas pada usaha kecil dan berpotensi berdampak serius pada pasar tenaga kerja serta sistem keuangan AS.
Defisit Perdagangan AS dengan Meksiko Lampaui Tiongkok
Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, defisit perdagangan Amerika Serikat dengan Meksiko dalam beberapa bulan berturut-turut melampaui defisit AS dengan China.
Data Biro Sensus AS menunjukkan bahwa defisit dengan Meksiko selama sembilan bulan pertama 2025 mencapai sekitar 145,8 miliar dolar AS yang melonjak lebih dari 156 persen dibandingkan 2018. Perubahan ini terjadi seiring meningkatnya peran Meksiko dalam perdagangan bilateral, bahkan menempatkan negara tersebut di ambang posisi sebagai tujuan ekspor terbesar Amerika Serikat.






