AUTENTIKWOMAN.Com– Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan bahwa perang di Asia Barat telah menyebabkan gangguan serius terhadap perekonomian negara‑negara dan menggelapkan prospek ekonomi banyak negara.
Menurut laporan IRNA yang mengutip Reuters, IMF pada Senin dalam sebuah catatan menegaskan bahwa serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah menimbulkan guncangan global serta kondisi keuangan yang sulit.
Lembaga tersebut menambahkan bahwa negara‑negara dengan pendapatan per kapita rendah secara khusus menghadapi risiko ketidakamanan pangan, terutama karena harga bahan pangan dan pupuk meningkat. Dalam situasi ketika banyak negara maju mengurangi bantuan internasional mereka, negara‑negara berpendapatan rendah kemungkinan akan semakin membutuhkan bantuan luar negeri.
Para ekonom IMF memperingatkan bahwa meskipun perang memengaruhi ekonomi global melalui berbagai cara, pada akhirnya semua jalur tersebut mengarah pada kenaikan harga dan perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Dalam catatan lembaga internasional itu juga disebutkan bahwa jika kenaikan harga energi dan bahan pangan terus berlanjut, hal tersebut akan memicu inflasi global.
IMF juga memperingatkan bahwa perang akan mempertahankan ekspektasi inflasi pada tingkat tinggi untuk jangka waktu yang lama. Kondisi ini dapat menyebabkan kenaikan upah dan harga, sehingga mengendalikan guncangan ekonomi menjadi lebih sulit.
Sementara itu, Badan Energi Internasional juga memperingatkan bahwa penutupan Selat Hormuz dan kerusakan infrastruktur di kawasan tersebut telah menyebabkan gangguan global terbesar dalam sejarah transportasi minyak.






