AUTENTIKWOMAN.Com– Publikasi maritim khusus Lloyd’s List mengungkap tatanan baru pelayaran di Selat Hormuz yang diciptakan Iran sejak awal konflik, yang kini dilakukan dengan kode akses khusus.
Mengutip FNA, Lloyd’s List melaporkan bahwa arus lalu lintas yang terbatas melintasi Selat Hormuz kini secara eksklusif dilakukan melalui koridor yang dikendalikan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang memerlukan “kode akses khusus” dan “layanan eskort Iran”.
Data publikasi ini menunjukkan bahwa sejak 22 Maret 2024, rute baru untuk pelayaran kapal di Selat Hormuz telah muncul, yang disebut “Koridor Lark”, menggantikan rute normal.
Berdasarkan gambar dan data yang dirilis oleh lembaga ini, pelayaran kapal komersial di atas 10.000 ton di Selat Hormuz telah mengalami perubahan signifikan sejak awal Maret.
Pada hari-hari awal bulan ini, pelayaran dari rute normal tercatat antara 4 hingga 7 kapal per hari dan tidak ada pelayaran dari rute yang tidak diketahui atau koridor baru yang dilaporkan.
Namun, sejak 13 Maret, Koridor Lark telah diidentifikasi sebagai rute alternatif dan semua pelayaran yang dapat dilacak dilakukan melalui koridor ini.
Data menunjukkan bahwa pada 22 Maret, sebagian dari pelayaran tercatat melalui Koridor Lark dan sebagian melalui rute yang tidak diketahui, dan sejak 15 Maret, semua pelayaran yang teridentifikasi dilakukan melalui Koridor Lark.
Menurut laporan ini, Koridor Lark, yang berada di bawah kendali IRGC, kini dianggap sebagai satu-satunya koridor yang diizinkan untuk pelayaran kapal di Selat Hormuz. Rute ini terletak di perairan teritorial Iran dan dekat Pulau Lark.






